CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

WebcouNter

My BanD

My BanD

wHat TiMe is iT ???

01 Desember 2007

IT

2010 Industri Mobile Konten Diprediksi Naik 100%

YOGYAKARTA - Industri mobile konten Indonesia diprediksi akan melonjak 100 persen pada tahun 2010 mendatang. Market revenew-nya pun diperkirakan mencapai sekira Rp7 triliun seiring peningkatan pelanggan seluler yang diprediksi mencapai 160 juta di akhir dekade nanti.

Hal itu dipicu keragaman jenis konten hasil konvergensi antara konten provider, teknologi informasi, dan penyedia jasa layanan telekomunikasi.

"Sementara itu, layanan konten Telkomsel telah menyumbang sekira 4 persen dari pendapatan perusahaan secara total," ungkap GM Mobile Data Service Telkomsel Anyia Rumonda saat mendampingi peserta Telkomsel Content Provider Gathering di Sogan Resto, Sleman, Yogyakarta, Jumat (30/11/2007).

Untuk mendongkrak pemasukan tersebut, Telkomsel terus mengembangkan ragam konten terbaik. Sebagian di antaranya adalah konten yang hanya dimiliki Telkomsel seperti nada sambung pribadi (NSP), mobile tv portal, M-Komik, dan Mobil Blogging MyPulau yang dirilis November 2007 lalu.

Ragam inovasi konten tersebut, menurut Anyia menjadikan Telkomsel kokoh sebagai service leader. "Telkomsel juga mengembangkan konten-konten yang bersifat edukatif, untuk menarik animo masyarakat pengguna seluler saat ini yang cenderung masih menyukai konten hiburan," imbuh Corporate Communicaton Telkomsel Suryo Hardiyanto.

Saat ini, menurut Suryo, Telkomsel telah menggandeng 108 mitra content provider dan menghadirkan sekira 3.000 jenis konten layanan. "Dan lebih dari 15 juta pelanggan telah menikmati ragam layanan konten tersebut. Untuk itu, Conten Provider Gathering di Yogyakarta ini sengaja kami lakukan untuk memberi penghargaan kepada para penggerak industri konten," kata Suryo.

HuMoR DeWaSa

Menawar Buah "xxxx"


Seorang lelaki tua menghampiri perempuan muda yang montok.
“Aku akan membayarmu Rp 50.000 dan biarkan aku meremas payudaramu,” katanya.

“Dasar tua bangka tidak tahu diri. Pergi sana,” kata perempuan tersebut.
“Bagaimana kalau seratus ribu?” kata si lelaki tua menawar.
“Tidak bisa. Kalau kamu tidak pergi dari sini akan saya panggil satpam,” kata perempuan itu mengancam.

“Setengah juta deh dan biarkan aku meremas payudaramu, sebentar saja. Nggak lama-lama kok,” kata si lelaki tua.
Perempuan itu masih menolaknya.
“Ya udah, bagaimana kalau satu juta?” lelaki tua tersebut bersikukuh.

Pada tawaran ini si perempuan mulai ragu-ragu.
Setelah ia melihat sekeliling dan ternyata tidak ada orang lain di situ, iapun setuju. Ia membuka blus dan BH-nya kemudian membiarkan lelaki tua tersebut meremas-remas payudaranya.

“Ya Tuhan… Oh my God… ya Tuhan… Oh my God,” gumam lelaki tua tersebut ketika meremas payudaranya.
“Kenapa sih Bapak terus-terusan mengatakan Oh my God…ya Tuhan?” tanya si perempuan.”

Masih sambil terus meremas payudara tersebut, si lelaki tua bergumam lebih keras, “Oh my God…Ya Tuhan darimana saya akan mendapatkan duit satu juta….??

08 November 2007

07/11/2007 06:46 PameranPatung Unik Berbahan Gabus
Liputan6.com, Jakarta: Patung berbahan dasar kayu tentu sudah biasa. Namun jarang terdengar patung terbuat dari gabus atau styrofoam yang notabene jarang dipakai untuk membuat patung. Tapi justru di situlah keunikan dari karya Jhonny Basri sang pematung.
Tema yang disampaikan Jhony memberi makna sosial mendalam. Jhonny tak sembarangan menentukan tema karena karya pahatannya memiliki tema dan judul unik. Karya yang diberi judul Digigit Semut, misalnya. Menggambarkan anak lelaki yang menggaruk bagian vitalnya karena gatal digigit semut. Patung itu mampu menggambarkan kedigdayaan seseorang dapat runtuh dengan alasan yang tak terduga.
Pahatan patung berjudul Poligamis Gak Butuh Celana. Tidak perlu dijelaskan lagi karena patung ini menggambarkan pria dengan pakaian namun tidak dilengkapi celana untuk menutup kemaluannya. Pengunjung kagum akan karya-karya pematung asli Yogyakarta ini. Melalui karya patungnya, Jhonny juga ingin menyuarakan protes sosial seperti pada patung dengan judul TKW Pulang Bunting.
Selain menggunakan styrofoam, Jhonny juga memakai media kayu tapi dengan teknik berbeda. Dia menggunakan kapak agar teksur kayu masih terlihat. Tema patung menarik lainnya masih bisa dilihat sampai 8 November mendatang di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.(YNI/Vivi Oktoreza dan Dedi Sunandar)

Sejarah Blog

SEJARAH BLOG
PADA zaman sekarang, istilah “blog” barangkali sudah tidak seasing beberapa dekade lalu. Dekade saat komunikasi antar-kampung dan antar-orang hanya dapat dilakukan melalui berita kawat (telegram) saja. Awalnya, blog hanya digunakan untuk menulis semacam catatan harian (diary) dari seseorang, tetapi perkembangan akses internet dan keterbukaan komunikasi beberapa waktu terakhir telah memperlebar peran dan fungsi blog di jagad maya maupun jagad nyata. Tidak jarang blog saat ini malah berfungsi melebihi peran jurnalistik cyberspace dan media elektronika lainnya; menyajikan peristiwa secara real-time!
Bahkan, beberapa kejadian advokasi rakyat yang menarik di dunia pun diantaranya ditengarai oleh ulah para blogger melalui provokasi di blog mereka. Memang, tak bisa dinafikkan lagi, kini blog telah beranjak “dewasa”, dalam pengertian telah mendiversifikasikan peran dan fungsinya dari sekadar media komunikasi yang sangat personal menjadi media massa dengan kekuatan sangat independen.Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Ada juga yang berpendapat bahwa sebuah Weblog, Web log atau singkatnya Blog, adalah sebuah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah webpage umum. Posting-posting tersebut seringkali dimuat dalam urutan posting secara terbalik, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Istilah bagi mereka yang membuat dan mengelola sebuah blog adalah Blogger (istilah lain yang berhubungan dengan Blog bisa dilihat di sini).
Nah, Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet. Media Blog pertama kali di populerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat Open Source yang di peruntukan kepada perkembangan para Blogger tersebut.
Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Tidak heran jika para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain. Munculnya beberapa penyedia jasa blog yang gratis seperti blogger.com, blogsome.com, blogdrive.com, blogwise.com, worpress.com, dan sejenisnya, secara simultan telah membengkakkan jumlah para blogger yang meramaikan aktivitas di blogosphere. Adanya fasilitas pendukung (aksesori) blog seperti kotak pesan (shoutbox) dan Publish Comment sangat berpengaruh pada interaktifitas blogger di dunia blogosphere dan pada gilirannya juga mendongkrak sosialisasi penggunaan blog di seantero dunia.
Perkembangan blogosphere dengan segala dinamikanya tentu turut mempengaruhi bentukan komunikasi massa di sekitar kita. Jika di sebagian besar negara-negara maju aktivitas nge-blog bukan lagi sesuatu yang awam, maka perlahan namun pasti, nge-blog juga akan merambah wilayah-wilayah sedang berkembang yang sudah memiliki akses internet memadai. Melihat kenyataan makin berkembangnya aktivitas nge-blog ini, maka tidak berlebih jika kita mengatakan bahwa dekade 2000-an ini adalah dekade ledakan blogosphere! Meski belum memiliki angka pasti tentang jumlah para blogger, tetapi dengan melihat progressifitas berkembangnya aktivitas nge-blog, kita bisa memprediksi bahwa pada akhirnya nanti, nge-blog bukan saja hanya menjadi sebuah trend cyber-space biasa, melainkan menjadi sebuah kebutuhan untuk bisa eksis!
Lalu apa yang didapatkan dari aktivitas nge-blog?Seorang blogger, Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan. Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri.
Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa. Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Aktivitas lain di dunia blogosphere adalah blogwalking, sebuah aktivitas dengan mengunjungi blog yang ter-link dengan blog kita dan meninggalkan pesan di blog yang kita tuju tersebut. Bahasa sederhananya adalah melakukan “silaturrahim” antar blogger.
Ada sebuah fenomena menarik yang terjadi ketika seorang blogger benar-benar tidak dapat meninggalkan aktivitas nge-blognya sedikit pun meski dia dituntut oleh pekerjaannya. Ini disebut kecanduan nge-blog, istilah kerennya “blogaholic”! Menjadi seorang blogaholic, pada beberapa kasus, ternyata memberi sebuah jalan baru kemerdekaan untuk lebih intens berkreasi dan selalu berinovasi dalam blognya. Meski masih kontroversi dengan resiko dampak negatifnya, aktivitas ng-blog pada beberapa tempat menjadi solusi positif untuk perkembangan kepribadian seseorang, terutama yang sedari awal mengidap mental yang introvert. Nge-blog, secara perlahan, dapat mereduksi mentalitas introvert menjadi lebih terbuka (pseudo-extrovert atau extrovert).
Sisi lain fungsi nge-blog adalah untuk menghasilkan uang. Tidak percaya? Seorang Blogger pernah mengakui, bahkan hingga saat ini, dia telah menghasilkan sejumlah uang melalui blog yang dikelolanya sendiri. Berkembangnya sistem pemasaran (marketing) melalui internet membuat blog menjadi punya nilai tawar yang cukup tinggi untuk memerankan diri sebagai tempat memasang iklan (ads publisher). Ada banyak provider adsense yang dikenal dalam dunia periklanana, khususnya di dunia Blogosphere, diantaranya Google Adsense, Adbrite, ADster, Adengage, Bidvertiser, Clicksor, Blogvertise, Banner Boxer, Chitika eMinimalis, Etiology, dan yang terbaru adalah Pheedo. (Untuk informasi tentang Google Adsense dan Mekanisme Pendaftarannya klik disini).
Blog dan Komunikasi KitaTIDAK jarang pertemanan dimulai dari aktivitas nge-blog. Lihatlah aktivitas para Blogger. Sebagai contoh paling dekat di Indonesia. Didasari perasaan dan aktivitas yang sama (nge-blog), mereka mendirikan Blogger Family, sebuah rumah maya tempat berkumpulnya para blogger di Indonesia. Di Makassar, ada Angingmammiri.org, sebuah desain rumah maya yang coba disebut sebagai “tempat ngumpul na blogger Makassar”. Atau hadirnya sebuah blog yang menamakan diri sebagai Weblog Direktori Blog-blog Milik Orang Indonesia.Selain itu, berbagai komunitas profesi juga secara perlahan mulai menggandrungi dunia blogosphere sebagai alternatif komunikasi mereka. Sebut saja Rumah Singgah Dokter Muda misalnya. Blog ini merupakan blog yang sengaja didesain untuk mewadahi aktivitas para dokter muda (baik yang memiliki blog atau belum), dilengkapi dengan berbagai link fungsional seperti tempat Curhat Koass, Berita Koass dan Jurnal Kedokteran.
Tidak ketinggalan fenomena munculnya blog dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan lainnya. Mereka membuat blog sebagai alternatif pengganti website mereka agar bisa mempublikasikan keputusan-keputusan dan berita seputar aktivitas keorganisasian mereka di dunia internet dan diakses oleh pihak eksternal lain. Catat saja misalnya blog Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Makassar Timur. Blog ini berisi informasi terbaru tentang aktivitas HMI Cabang Makassar Timur di Makassar. Masih banyak blog organisasi lainnya yang dapat kita temui di dunia blogosphere kita sebagai sebuah kenyataan bahwa kini, nge-blog bukan lagi menjadi aktivitas elite. Karena selain bisa diperoleh secara gratis, blog juga relatif lebih mudah dikelola dibanding dengan aplikasi website yang lebih ribet.
Apa yang kita lihat atau kita alami bersama dalam dunia blogosphere saat ini, secara tidak langsung telah ikut merubah pola komunikasi massa yang selama ini kita praktekkan. Budaya menulis di blog sebagai sebuah alternatif mengkomunikasikan gagasan-gagasan dan opini tentang apa saja telah membuka cakrawala dunia komunikasi yang selama ini terbelenggu formalitas. Meski bukan bermaksud mengatakan bahwa nge-blog adalah berkomunikasi secara non-formal, karena pada saat yang sama aktivitas nge-blog juga bisa diformalkan.
Topik-topik kemasyarakatan dan sosial kultural lainnya menjadi semakin asyik didiskusikan melalui blog karena tulisan-tulisan di masing-masing blog para Blogger mencerminkan diri dan kepribadian mereka. Jika aktivitas seperti ini bisa terus dikembangkan, terutama kepada kaum remaja yang masih berada dalam proses pematangan kemampuan berkomunikasi, maka niscaya harapan membangun sebuah generasi yang terbuka (ekstrovert) bisa terwujud tidak lama lagi. Idealnya, jika mengikuti trend teknologi komunikasi saat ini, maka setiap orang yang sudah terpapar akses internet, mesti telah memiliki sedikitnya sebuah blog pribadi untuk menunjukkan eksistensinya.Pada saatnya nanti, menjadi tidak berlebih jika kita mensosialisasikan sebuah pameo baru: “Nggak nge-Blog= Nggak Gaul!”
Viva Blogger!

news

08/11/2007 06:33 TransportasiWarga Pondok Indah Menolak Jalur Busway
Liputan6.com, Jakarta: Ratusan warga Perumahan Pondok Indah, Jakarta Selatan turun ke jalan, Rabu (7/11), karena penolakan mereka terhadap pembangunan jalur busway tidak ditanggapi Gubernur DKI Jakarta. Dengan berjalan kaki mereka mendatangi proyek pembangunan busway koridor VIII. Akibatnya, jalan menjadi macet [baca: Warga Pondok Indah Gugat Gubernur DKI].
Menurut Sulaiman, perwakilan warga, pembangunan busway koridor ini tidak hanya mengganggu warga perumahan elit Pondok Indah, tapi imbasnya juga dirasakan warga Ciputat dan Lebak Bulus. Aksi warga berakhir setelah ada kesepakatan dengan pihak pimpinan proyek untuk menghentikan sementara pembangunan busway.(IAN/Ridwan Sukri)